ARTIKEL Info Tokek | Fakta Tokek

Mengapa Apakah Gecko, Sebuah Obat Tradisional Cina, Anti-tumor Apakah Efek?

ScienceDaily (September 29, 2008) - Gecko adalah obat tradisional Cina. Hal ini pasti berpengaruh pada tumor ganas, terutama pada sistem pencernaan tumor. Kejadian dan kematian tumor terus naik di seluruh dunia. Namun, tidak ada kajian mengenai studi farmakologi Gecko dan mekanisme tindakan anti-tumor masih belum jelas.
Lihat juga:
*Jual Tokek murah

Sekarang sebuah kelompok riset di Cina telah menemukan bahwa bubuk Gecko EC9706 dan dapat menghambat pertumbuhan dan proliferasi EC1.

Gecko juga dapat mengurangi faktor pertumbuhan endothelin vaskular dan faktor pertumbuhan fibroblast dasar ekspresi dalam jaringan tumor dan sel tumor menginduksi apoptosis.

Seperti diketahui, efek anti-tumor obat tradisional Cina (TCM) terkait dengan jalur lebih banyak dan lebih target. Kebanyakan penelitian tentang PTC mekanisme tindakan anti-tumor menunjukkan bahwa PTC bisa menghambat tumor meskipun mendukung energi yang sehat dan memperkuat daya tahan tubuh.

Tim peneliti, yang dipimpin oleh Prof Wang dari Universitas Henan Cina, menunjukkan bahwa Gecko tidak bisa hanya memperkuat kekebalan organisme, tetapi juga induksi apoptosis sel tumor dan peraturan bawah ekspresi protein VEGF dan bFGF.

Jual Tokek Murah klik disini

Kemoterapi, salah satu metode utama untuk mengobati kanker di kedokteran Barat saat ini, memiliki selektivitas miskin dan kuat beracun dan efek samping, sehingga mempengaruhi dengan efek antikanker. Di masa lalu 40 tahun, ahli Cina telah mendapatkan prestasi yang luar biasa dalam pengobatan kanker dengan mengintegrasikan PTC dengan kemoterapi. Artikel ini memberi kita studi farmakologi Gecko tentang antitumor dan dengan demikian dapat memberikan landasan bagi konstituen yang efektif.

Sumber : sciencedaily.com

Mau miara tokek
klik disini


Penelitian WHO pengobatan untuk AIDS


PEKANBARU - Maraknya perburuan satwa tokek di Pekanbaru yang dikabarkan bisa menyembuhkan penyakit HIV/AIDS ditanggapi serius pihak kesehatan di Pekanbaru, Riau.

Bahkan para dokter di Pekanbaru mengaku telah berkordinasi dengan pihak organisasi kesehatan dunia, World Health Organization (WHO).

Hal itu dilakukan karena dinas kesehatan di Pekanbaru ingin meneliti dan membuktikan kebenaran keampuhan tokek bisa menyembuhkan AIDS yang katanya terletak pada lidahnya.

"Kita sudah berkordinasi dengan WHO di Jakarta tentang kebenaran tokek bisa menyembuhkan virus AIDS. Saat ini WHO telah melakukan penelitian," terang Kepala Pelayanan RS Tampan, Jalan HM Subrantas, Pekanbaru Dr Burhanudin Agung dalam perbincangan dengan okezone, Sabtu, (21/3/2009) di ruangannya.

Menurut Burhanuddin, dokter yang sering menangani kasus AIDS, keseriusan para dokter ini dikarenakan memang saat ini belum ada satu pun riset WHO mendapatkan obat yang bisa menyembuhkan virus HIV/AIDS.

Dia juga berharap hasil penelitian yang dilakukan WHO terhadap tokek ini nantinya membawa kabar yang sangat diharapkan masyarakat yaitu memang bisa menyembuhkan HIV AIDS. "Kita tentu semua berharap kabar kebenaran tokek bisa menyembuhkan AIDS itu benar adanya," katanya.

Mengingat saat ini, lanjutnya, penderita HIV/AIDS hanya bergantung pada obat Anti Retroviral (ARV) yang harganya cukup mahal dan hanya berfungsi untuk menambah daya tubuh saja bukan penyembuh AIDS.

Perburuan tokek di Pekanbaru yang belakangan marak, dikarenakan nilai jual sangat menggiurkan. Bayangkan, bila Anda menemukan tokek seberat 6 ons ke atas Anda akan mendapatkan uang Rp1 milliar. Namun jika berat tokek hanya 3 ons ke atas harganya anjlok yakni bisa dijual dari Rp30 juta sampai Rp150 juta. (lsi)

sumber : okezone.com

Link terkait :

Koleksi benda bertuah klik disini
Koleksi benda antik klik disini
Post Comment
Rekomendasi close button
Back to top

0 komentar

Bagaimana Pendapat Anda?