Kimpo (uang cina) Kuningan Rp 250.000,-


Kimpo (uang cina) Kuningan 
Price: Rp 250.000,-



Kimpo atau nama lengkapnya kim - goan - po ( 金元寶 ) adalah sejenis mata uang ingot yang terbuat dari bahan perak atau emas, yang digunakan di daratan Cina hingga abad ke - 20. Nama ini merupakan adaptasi dari bahasa Hokkian serta bahasa Kanton yang memiliki makna sutera murni. Istilah dalam bahasa Inggrisnya adalah sycee merujuk pada Bahasa Tionghoa : xìsī, atau saisì. Ingot adalah benda material berbahan logam, yang dicetak ke dalam bentuk yang sesuai, untuk diproses lebih lanjut. Campuran bahan logam, non - logam dan semikonduktor, biasanya telah disiapkan dalam bentuk curah ( cairan ), yang kemudian dituangkan dan dipadatkan ke dalam sebuah cetakan khusus yang sudah dipersiapkan. Hasilnya akan menjadi sebuah kepingan yang akan digunakan sebagai alat pertukaran barang sebelum di temukannya mata uang logam keping dan kertas.


Kimpo tidaklah didominasi atau dibuat oleh sebuah pabrikan ( bank ) pencetak uang logam terpusat, dan nilai atau harga - harga kimpo ditentukan oleh berat / massanya masing - masing di dalam tiap - tiap taelnya. Mereka dibuat oleh perajin logam untuk alat tukar setempat, di mana bentuk dan kadar rincian masing - masing ingot memiliki bermacam - macam bentuk. Mulai dari bentuk persegi, bulat telur hingga berwujud perahu, bunga, kura-kura dan masih banyak lagi. Kimpo dapat juga merujuk pada ingot emas yang dicetak dalam bentuk yang sama. Kimpo pertama kali digunakan sebagai alat tukar pada zaman Dinasti Qin. Kemudian saat kekuasaan Dinasti Tang, sebuah sistem keping dwi-logam yang standar, yakni perpaduan antara perak dan tembaga yang dimodifikasi dengan 10 uang logam perak setara dengan 1.000 uang logam kas tembaga. Uang kertas dan surat utang mulai diperkenalkan pada abad ke - 9. Tetapi, karena adanya masalah keuangan semisal inflasi, dan ketakpastian politik dengan silih bergantinya rezim kekuasaan, maka keping uang logam pada akhirnya menjadi alat mata uang yang dipilih. Tael sendiri masih menjadi dasar bagi mata uang perak, dan kimpo masih digunakan hingga akhir generasi Dinasti Qing. Massa yang biasa digunakan adalah 50 tael, 10 tael, dan 5 tael, dan yang terkecil nilainya adalah 1 tael.


Pada masa kini, tiruan kimpo emas digunakan sebagai lambang kesejahteraan bagi orang Tionghoa dan seringkali dipajang pada perayaan Tahun Baru Imlek. Kimpo emas tiruan tetap dicetak untuk dapat dikoleksi oleh para kolektor. Apabila anda berminat mengkoleksi benda unik ini, maka Kimpo Kuningan ini sangat cocok menjadi salah satu barang yang wajib anda miliki. Dengan kualitas kuningan yang baik dan dipadu dengan bentuk yang menyerupai kapal, anda seolah - olah telah kembali memasuki jaman cina tempo dulu, dimana sering anda lihat di film kungfu favorit anda.
Post Comment
Rekomendasi close button
Back to top

0 komentar

Bagaimana Pendapat Anda?