Pusaka Belitung Tua +- 8 CM Price: Rp 500.000,-


Pusaka Belitung Tua +- 8 CM
Price: Rp 500.000,-





Keris merupakan senjata tradisional asli Indonesia yang memiliki bentuk tampilan bergelombang seperti layaknya ular namun ada pula yang berbentuk lurus dengan pola rumit yang tercipta akibat dari perpaduan berbagai jenis logam, seperti besi, baja, emas, nikel serta meteorit. Bilah keris biasanya tidak dibuat dengan satu jenis logam saja yang dicor ( logam tunggal ), namun merupakan hasil campuran dari berbagai jenis logam yang berlapis - lapis. Akibat dari teknik pembuatan tersebut, keris memiliki ciri khas berupa pamor pada bilahnya. Dengan demikian maka akan diperoleh beberapa bagian pamor yang mengandung warna putih, abu-abu, keemasan ataupun hitam. Keris adalah salah satu senjata tradisional yang ada di Indonesia. Keris termasuk golongan senjata tikam yang masuk dalam ordo belati atau pisau yang memiliki bentuk yang unik dan khas. Keris mudah di bedakan dari senjata tajam lainnya karena bentuknya yang unik tidak simetris, di mana bagian pangkalnya melebar, seringkali bilahnya berliku-liku, dan banyak di antaranya memiliki guratan-guratan logam cerah pada helai bilah. Pada masa lalu keris berfungsi sebagai senjata dalam duel / peperangan, sekaligus sebagai benda pelengkap sesajian. Pada penggunaan masa kini, keris lebih merupakan benda aksesori dalam berbusana, mewakili sejumlah simbol budaya, atau menjadi benda koleksi yang dinilai dari segi estetikanya.

Keris Belitung Tua adalah salah satu keris antik dari wilayah Kalimantan, yang konon merupakan salah satu benda bersejarah peninggalan jaman kekuasaan para raja - raja tempo dulu. Keris tua biasanya memiliki sejarah tersendiri, dan kebanyakan merupakan bekas keris berkhodam. Keris pada zaman dahulu dibuat sebagai keris tayuhan atau keris pusaka yang kekuatannya magisnya tidak dapat dihilangkan, disebabkan karena bahan - bahan yang dipakai untuk membuat keris pusaka tersebut sudah mengandung tuah. Besinya pun merupakan besi pilihan yang dianggap bertuah, serta pamornya juga mengandung magis sehingga isi dari keris tersebut tidak akan hilang selama perwujudannya masih ada. Secara logika, daya magis dalam sebilah keris bisa disamakan dengan besi magnet, dimana jenis besi ini mempunyai kekuatan untuk dapat menarik besi / logam, dan kekuatannya tersebut tidak akan hilang selama unsur - unsur magnetnya masih ada. Demikian pula dengan keris, selama unsur besi, baja dan pamor kekuatan alaminya masih melekat, maka bisa dipastikan unsur magisnya tidak akan hilang selamanya / permanen ( penetralan kekuatan keris hanya bersifat sementara ).


Memiliki sebuah keris pusaka memang sangat membanggakan, disamping ikut nguri - uri ( bahasa jawa ) dan melestarikan budaya warisan nenek moyang, juga menambah dan menumbuhkan semangat mencintai kebudayaan nenek moyang. Memiliki keris yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan memang tidak mudah karena disamping sulit mendapatkannya juga faktor harga yang mahal apalagi bila keris tersebut merupakan keris yang memiliki sejarah yang jelas, sehingga memiliki keindahan dan karisma yang tinggi.
Post Comment
Rekomendasi close button
Back to top

0 komentar

Bagaimana Pendapat Anda?