Tasbih Cendana 99 Kalimantan Price: Rp 200.000,-

Tasbih Cendana 99 Kalimantan
Price: Rp 200.000,-














Cendana dari dahulu kala digunakan untuk tasbih, aromaterapi, dupa, rempah - rempah dan campuran parfum. Cendana sering juga dibuat sebagai bahan dasar untuk pembuatan warangka ( sarung ) dan gagang ( pedhok ) keris. Kayu cendana yang berkualitas bagus akan tetap mengeluarkan aroma harum meskipun telah lama disimpan. Kayu cendana wangi ( Santalum spicatum ) merupakan kayu yang berharga mahal karena mempunyai fungsi dan aroma yang sangat ekslusif. Cendana merupakan tanaman langka yang cukup sulit untuk dikembang biakkan. Hal ini dikarenakan pada masa awal pertumbuhannya, cendana membutuhkan pohon inang untuk pertumbuhannya, karena cendana merupakan golongan tumbuhan parasit. Kelangkaan inilah yang menyebabkan kelangkaan sehingga meningkatkan nilai kayu cendana di dunia. Cendana adalah salah satu tanaman yang bersifat hemiparasit. Bagian akarnya berhubungan dengan akar inang melalui haustoria dan zat makanan disadap dari pohon inang ketajuk cendana. Selama pohon cendana tersebut tumbuh, produksi minyak berjalan terus pada bagian akar kayu teras. Pohon cendana akan tumbuh terus dan akan terhenti setelah pohon berumur 60 – 80 tahun atau lebih.
Tinggi pohon pada umur tersebut dapat mencapai 60 – 65 ft. Masa berbunga dan berbuah pohon cendana dipengaruhi oleh daerah tempat tumbuh. Pada umumnya musim berbunga mulai dari bulan Desember sampai dengan Januari dan buah masak pada bulan Maret sampai Juli. Pohon cendana berkembang baik dengan bijinya, disebarkan dengan bantuan serangga, tikus, dan burung. Tanaman cendana dapat diserang oleh hama atau penyakit, misalnya penyakit bulir atau “spike disease” yang disebabkan oleh sejenis mikroplasma yang banyak dijumpai di India, dengan tanda tanaman tumbuh kerdil dan menguning. Penyakit lainnya ialah reetdauw (sooty mold), berupa bercak hitam akibat jemur yang tumbuh di atas daun. Di pulau Timor, dikenal dua macam varietas tanaman cendana yaitu varietas cendana berdaun kecil (no menutu, no ana) da berdaun lebar (nonaik). Masing-masing termasuk varietas longifolia dan langifolia. Pada satu pohon sering terdapat bermacam-macam bentuk dan ukuran daun.

Tasbih Cendana 99 merupakan koleksi tasbih yang menggunakan kayu cendana sebagai bahan dasar untuk pembuatan biji tasbih. Setiap satu buahnya, tasbih ini memiliki 99 butir biji dari kayu cendana yang melambangkan Asmaul Husna ( nama - nama Allah yang baik dan agung ). Tasbih yang eksotis sekaligus bernilai estetika yang tinggi, dimana cendana merupakan kayu langka di dunia. Konon, tasbih kayu cendana mempunyai tuah sebagai penguat doa ( Insya Allah agar doa mudah diijabah / dikabulkan ), meningkatkan keluhuran budi dan kewibawaan, dan bersifat tenang karena faktor keharumannya ( aromatherapy ). Selain itu, tasbih dari kayu cendana juga dipercaya berfungsi sebagai media untuk keselamatan, ketentraman, kewibawaan, kekuatan, serta anti daya negatif ( tolak bala dan kekuatan sihir ).
Post Comment
Rekomendasi close button
Back to top

0 komentar

Bagaimana Pendapat Anda?