Mati Suri

Mati Suri adalah suatu keadaan dimana seseorang telah mengalami kematian lalu bangun dan hidup kembali. Mati suri ini merupakan suatu kejadian langka, namun kejadian ini cukup banyak dialami oleh beberapa orang dengan maksud dan tujuan tertentu dari sang pencipta.

Menurut pengetahuan yang ada, mati suri adalah suatu kondisi dimana seseorang yang telah mengalami kematian yang tiba-tiba dapat hidup kembali dalam kurun waktu tertentu. Kurun waktu ini dapat memakan waktu yang lama ataupun cepat yang waktunya berbeda dan tak bisa diprediksi oleh medis sekalipun. Mati suri ini kemungkinan dikarenakan masih berfungsinya pernafasan, detak jantung, dan fungsi spontan lainnya yang hanya dapat dideteksi oleh sarana artifisial saja.

Dengan suatu alasan, adakalanya sang dokter mencoba untuk melakukan upaya untuk membuat jantung sang pasien untuk kembali berdetak hingga ia dapat hidup kembali. Pada saat seseorang mengalami mati suri, ia bisa saja mengalami berbagai hal supranatural yang tergantung dengan kepercayaan yang dianutnya. Sebagai contoh, bila ia beragama muslim ia akan melihat bagaimana kondisi alam kubur setelah meninggal. Dan bila ia seorang kristiani ia akan langsung dibawa ke neraka maupun surga untuk diadili. Dan bila memang belum waktunya, maka ia akan diperintahkan kembali dan tidak diijinkan untuk memasuki pintu surga maupun pintu neraka.

Berikut adalah ciri ciri yang dialami oleh mereka yang mati suri.

1. Merasakan suatu ketenangan yang luar biasa. Baik itu kedamaian, penerimaan tentang kematian, damai secara emosional, maupun kenyamanan fisik yang belum pernah dirasakan sebelumnya.

2. Adanya intensitas cahaya terang yang nyaman dan tidak menyakitkan. Cahaya ini biasanya akan terasa memenuhi seluruh ruangan yang ada. Ada juga yang melihat cahaya langsung dari surga maupun dari Tuhan. Semua itu tergantung dari kebijakan sang penciptanya terhadap orang yang telah meninggal tersebut.

3. Pengalaman Keluar Dar Tubuhnya sendiri

Pengalaman ini biasanya ia akan melihat dimana ia meninggalkan jasadnya sendiri dan bergerak menuju lorong gelap atau terang yang terlihat olehnya. Pada saat itu, biasanya ia akan melihat para dokter yang sedang bekerja untuknya, maupun para kerabat dan keluarga yang tengah berada di dekatnya.

4. Memasuki Alam / Dimensi Lain

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, hal ini menurut kepercayaan yangh dianutnya. Dan bila ia merupakan seorang theis atau atheis, ia akan mengalami kejadian supranatural yang dianut sesuai dengan kepercayaan keluarga atau lingkungan dekatnya. Ataupun kepercayaan yang paling banyak bersentuhan dengan kehidupannya.

5. Berjalan di terowongan

Biasanya orang yang mati suri akan menemukan dirinya berjalan di sebuah terowongan dengan cahaya yang terlihat di ujung lainnya untuk bertemu dengan roh lainnya. Biasanya disinipun ia akan mengalami gangguan untuk disesatkan dan dipanggil oleh iblis lain untuk memasuki terowongan kegelapan dimana ia akan dipukul dan disiksa.

Dan pada saat inilah, guna dari doa dilantunkan untuk orang yang telah meninggal untuk memperkuat dirinya agar memasuki terowongan dengan ujung cahaya yang benar.


6. Berkomunikasi dengan Roh

Pada saat ini biasanya sang manusia dapat berkomunikasi dengan roh, roh lain, roh penjaga, atau bahkan Tuhan sekalipun yang akan memerintahkan orang yang mati suri tersebut untuk kembali ke tubuhnya karena belum waktunya. Entah mengapa di alam roh, para roh akan tahu dan dapat membedakan dengan mudah anatara seseorang yang telah mati biasa ataupun mereka yang sedang mengalami mati suri.
Post Comment
Rekomendasi close button
Back to top

0 komentar

Bagaimana Pendapat Anda?