Keris Sampna Pucuk Combong






Keris Sampna Pucuk Combong


Harga : Rp. 1,500.000,-


SMS. 089633938780 ivan

Keris Sampna merupakan keris antik yang telah berumur tua dan memiliki karakter tersendiri. Keris ini dibentuk dengan desain yang sederhana namun ia nampak kuat, kokoh, dan juga unik dibandingkan dengan berbagai keris lainnya yang biasa kita temui selama ini. Keris ini memiliki luk yang lurus dan juga mempunyai pamor urat lurus yang menghiasi sepanjang bilahnya. Tak hanya itu, keris ini juga dihiasi dengan lubang kecil yang membuat penampilannya tampak berbeda dan unik dibandingkan yang lainnya.


Keris ini sangat cocok digunakan sebagai koleksi, pajangan, pakaian pelengkap, maupun sebagai pelengkap untuk keperluan mistik Anda. Keris antik ini cocok disimpan dan ditempatkan dimana saja. Hanya saja tentunya Anda perlu memperhatikannya secara khusus dan rutin membersihkannya agar permukaannya nampak senantiasa bersih dan berkilau bebas dari karat maupun debu yang menempel di permukaan bilahnya.

Keris banyak dikoleksi karena keris sendiri merupakan jati diri dan juga salah satu senjata tradisional yang istimewa. Keris sendiri telah diakui oleh UNESCO sebagai senjata tradisional para rakyat Indonesia terlebih para rakyat dari suku melayu. Keris kini merupakan identitas yang berharga yang melambangkan tentang tradisi dan kekayaan budaya di negara kita. Karena itu, penting bagi kita untuk melestarikannya agar tidak terlupakan dan punah terhadap gempuran senjata yang lebih modern.

Keris sendiri biasanya digunakan oleh para masyarakat sebagai aksesoris pelengkap yang digunakan bersama pakaian tradisional. Biasanya keris banyak digunakan untuk acara perkawinan para masyarakat suku jawa untuk disandingkan dengan pakaian adat jawa. Keris juga merupakan satu-satunya senjata yang dianggap bisa menggantikan kehadiran seseorang dalam acara hajatan, khususnya acara pernikahan sebagai tanda restu bagi pihak yang sedang melangsungkan acara pernikahan.
Post Comment
Rekomendasi close button
Back to top

0 komentar

Bagaimana Pendapat Anda?