Fakta dan Mitos Batu Permata


Batu permata merupakan salah satu jenis perhiasan yang banyak digemari oleh kaum wanita maupun kaum pria. Batu permata sejak dulu dipercaya dapat memberikan suatu khasiat yang baik bagi pemakainya. Begitu banyak mitos yang melekat pada batu permata sehingga membingungkan sebagian besar orang yang menggemari batu permata. Untuk meluruskan mitos dan yang ada, berikut adalah mitos-mitos populer dan fakta yang tersembunyi di baliknya.



1. Berlian adalah batu mulia termahal di dunia



Fakta:



Sebenarnya para ahli dan para kolektor batu permata masih sering memperdebatkannya bahwa berlian merupakan batu permata yang paling mahal di dunia ? Benarkah ? Karena nyatanya di beberapa kesempatan seperti pelelangan ataupun jenis batuan langka, ada beberapa jajaran batu permata yang harganya melebihi batu berlian. Bahkan bila trend berubah, harga batu permata lain pun bisa menyaingi batu berlian.



Jadi fakta yang ada adalah batu berlian bukan merupakan batu termahal, masih ada batu lainnya yang harganya mampu menyaingi berlian. Namun, memang belakangan batu ini masih berada di jajaran batu mulia termahal. Walau kadangkala harganya bisa disaingi pula oleh batu permata biasa seperti Zamrud, Safir, dan Marjan ketika trend sedang berganti.



2. Opal Membawa Kesialan



Pada awal masa batu ini ditemukan, batu ini dianggap sebagai batu pembawa sial. Namun seiring berjalannya waktu, batu ini berubah menjadi batu keberuntungan, jimat, penolak bala, dan penolak black magic. Dengan permukaan warna opal yang berwarna-warni, batu ini makin populer untuk dijadikan perhiasan maupun batu keberuntungan bagi kalangan warga kerajaan hingga masyarakat biasa.



3. Berlian merupakan batu terkuat/ terkeras di dunia



Banyak yang menganggap bahwa batu ini merupakan batu terkeras di dunia dan tak dapat dihancurkan. Namun fakta yang ada menunjukkan bahwa berlian dapat menggores, merusak dan bahkan dapat menghancurkan berlian lainnya. Dan bukan tidak mungkin cara penyimpanan yang salah dapat juga merusak berlian yang sedang disimpan tersebut.



4. Mutiara dapat larut dalam cuka



Pada jaman Mesir Kuno, Cleopatra ingin membuktikan kepada Marc Anthony bahwa ia dapat minum minuman termahal sepanjang masa. Untuk membuktikan hal itu, maka ia melarutkan beberapa mutiara yang berharga ke dalam cuka. Hal ini dikarenakan zat kalsium karbonat yang ada pada batu mutiara dapat larut dalam larutan cuka dengan waktu tertentu. Lama waktu mutiara agar sepenuhnya larut ke dalam cuka sangat tergantung dengan besar kecilnya mutiara dan juga seberapa banyak cuka yang digunakan untuk melarutkan.



5. Berlian dihargai berdasarkan warna yang dimiliki



Berlian mempunyai berbagai jenis warna yang indah dan mengagumkan. Sebelumnya ada mitos yang mengatakan bahwa berlian berwarna biru merupakan berlian termahal di kelasnya. Hal ini kurang tepat, karena yang menentukan harga mahal atau tidaknya batu berlian juga tergantung dengan clarity, cutting, dan berat karat yang ada. Semakin sempurna tentunya semakin mahal, namun warna bukan merupakan acuan yang tepat untuk menentukan harga dari suatu batu berlian.
Post Comment
Rekomendasi close button
Back to top

0 komentar

Bagaimana Pendapat Anda?